Berikut sedikit catatan yang semoga dapat menyentuh hati segenap kader IMM. Menpora Kritik Keras Mahasiswa Muhammadiyah
Sumber : http://www.kr.co.id/web/detail.php?sid=156318&actmenu=43
18/03/2008 08:57:56 YOGYA (KR) - Menpora Adhyaksa Dault mengritik keras Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Setelah bicara tajam sekitar 15 menit, Adhyaksa kemudian meninggalkan ruang seminar dan tidak jadi berbicara dalam seminar nasional Peran Kaum Muda dalam Proses Transisi Kepemimpinan Bangsa. “Saya sudah meninggalkan acara besar di Batam, untuk menghadiri seminar nasional di sini. Tapi di sini kok seperti main-main,” tandasnya setelah berada di depan peserta. Terus terang Menpora mengaku sebagai kader Muhammadiyah pun dirinya malu dengan kondisi seperti ini. Karena itu, sebelum berbicara dan mengritik keras penyelenggara kegiatan, Menpora justru mempersilakan wartawan dari pelbagai media cetak dan elektronika yang diajak dari Jakarta, ke luar ruangan. Kritik keras Menpora Adhyaksa muncul, karena Menpora harus menunggu peserta masuk ke ruang seminar dalam kegiatan yang diselenggarakan IMM tersebut. Pasalnya, ketika masuk ruang seminar 10 menit sebelum acara yang dijadwalkan pukul 10.00, ruang seminar baru terisi 2-3 orang. “Jangan bicara soal kepemimpinan bangsa kalau menyelenggarakan kegiatan juga tidak bisa,” tandasnya. Sebagai mantan aktivis Adhyaksa mengemukakan generasi muda akan dapat maju ke depan memimpin negeri ini, kalau bisa disiplin. Dan di sini menurutnya sangat terkait pula dengan kualitas. Ketika kualitas tidak bisa dijaga dengan baik, maka kita akan mundur. “Dengan kondisi seperti ini, bukan hanya Muhammadiyah yang mundur namun juga umat Islam,” tambahnya. Dikemukakan, sebagai umat Islam mestinya meneladani kehidupan dan perilaku Nabi Muhammad SAW adalah hal yang harus dilakukan. Dalam hal ini menurutnya disiplin dan menghormati tamu menjadi hal yang tidak bisa diabaikan apalagi ditinggalkan. “Karena itu, sebelum bicara soal kepemimpinan, IMM harus berbenah dulu. Bagaimana akan bicara kepemimpinan kalau tidak ada contoh yang baik,” tambahnya. Terpisah Rektor UMY Dr Khoiruddin Bashori mengemukakan bahwa apa yang terjadi sesungguhnya telah menjadi kuliah umum pertama bagi IMM. Meski tidak mengenakkan namun ia mengakui bila Menpora merasa tidak sreg dengan IMM. “Sehingga peristiwa ini harus menjadi konsep pembelajaran bagi adik-adik IMM dalam berkiprah dan berkegiatan,” katanya. (Fsy)-s
20 Februari 2009
Kritik bagi IMM
Diposting oleh
PC IMM Surabaya '08-'09
di
13.05
Label: IMM 2 komentar
album foto
Diposting oleh
PC IMM Surabaya '08-'09
di
10.05
maaf baru percobaan
Baca Selengkapnya...Label: Pribadi 2 komentar
Profil
Diposting oleh
PC IMM Surabaya '08-'09
di
10.04
Maaf baru percobaan
Baca Selengkapnya...Label: Pribadi 0 komentar
19 Februari 2009
Buku Tamu
Diposting oleh
PC IMM Surabaya '08-'09
di
05.06
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Terimakasih kepada Akhi dan Ukhti yang telah bersedia mampir.
Silahkan mengisi buku tamu berikut.
Jangan lupa kembali lagi.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Label: Pribadi 9 komentar
Welcome
Diposting oleh
PC IMM Surabaya '08-'09
di
01.58
Assalamualaikum......
selamat datang di blog pimpinan IMM cabang kota Surabaya periode 2008-2009
Langganan:
Postingan (Atom)
Tho'at Setiawan
Ketua Umum Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Surabaya 2008-2009
Profil Singkat
- PC IMM Surabaya '08-'09
- Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
- Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Surabaya Periode 2008-2009
Posting Anda?
Jika pengunjung bermaksud memunculkan artikelnya kedalam blog ini silahkan mengirimkan artikelnya beserta identitas yang jelas ke pc_immsby.posting@blogger.com
dan bagi yang sudah berkunjung jangan lupa isi buku tamu